Yup, anda mungkin bingung tentang mengapa saya beri judul demikian.

Ok, saya akan menceritakan secara detail tentang mengapa saya di PSP dan apa sebabnya saya memilih jurusan ini.

Nama Saya Anton, masuk di IPB tahun 2005. Dalam masa itu, saya bersama teman-teman seangkatan saya adalah bisa dikatakan angkatan pertama yang menerapkan sistem mayor minor di IPB.

Waktu itu , pilihan pertama saya adalah Ilkom, statistik, matematika , dan lainnya adalah urutan pertama semua di fakultas FMIPA. sebab saya sangat menyukai hitung2an..

lalu muncullah pengumuman itu, saya dipilih untuk menjadi mahasisswa di jurusan BIOLOGI IPB. pengalaman saya yang sudah selama 2 tahun di Biologi sungguh menyiksa kesehatan saya. saya sempat mendapatkan penyakit tipes, maag, jantung, dan sering sekali muntah-muntah. mungkin jadwal di jurusan itu sangat menyiksa saya, sebab awalnya fisik saya memang lemah dan tidak bisa memaksakan diri kata dokter ketika saya di Poliklinik IPB.

Lalu saya berkonsultasi dengan dosen-dosen pembimbing akademik dan komisi pendidikan di biologi serta orang tua saya yang saya cintai. lalu waktu demi waktu berlalu, saya akhirnya pindah juga pada tahun ketiga.

pada waktu itu, saya diajak teman saya untuk masuk jurusan kimia, fapet dan psp. saya sangat bingung sekali dengan itu. lalu saya mencoba untuk mendaftar di ketiga-tiganya di jurusan tersebut. dan alhasil semua menerima saya dengan lapang dada. Lalu saya terpaksa harus memilih, saya sungguh bingung.. tiba-tiba teman saya bernama Budi sangat senang sekali dengan jurusannya , akrab, dan bisa meningkat nilainya, saya penasaran dan bertanya-tanya lebih jelas kepadanya. Akhirnya teman saya itu memberikan jalan untuk masuk PSP saja, karna disitu ada “kekeluargaan yang tak ternilai harganya” . saya semakin yakin dan pasti bisa dengan itu.. fisik saya waktu pertama-tama disambut hangat dengan teman-teman jurusan pertama di PSP. Akhirnya saya merasakan kekeluargaan itu, bukan hanya mahasiswa teman-teman .. dosen, pengurus-pengurus departemen, dan alumni-alumni adalah satu keluarga dan bagian dari kami. Semua saling membantu di sini, dan memberikan motivasi satu sama lain dan tidak kalah pentingnya kami mengenal isitilah “empati” yang tidak pernah punah dari keluarga kami.

inilah PSP…

Selain sebab-sebab dari faktor internal saya, juga ada faktor eksternal mengapa saya lebih memilih PSP. Ironis sekali negara kita ternyata adalah negara yang sebagian besar merupakan negara yang dikelilingi oleh laut, tapi tahun ketahun semua semakin tak mempedulikan itu, padahal itu sangat membantu pembangunan negara kita. maka dari itu, saya ingin sekali memajukan Indonesia dengan membangun kembali sistem-sistem yang ada lewat jalur Perikanan dan Kelautan agar Indonesia semakin makmur dan Maju dalam segala hal.